Mungkin tak ada yang tahu banyak banyak tentang Rifat Sungkar, yang merupakan pereli nasional ini apa. Baik itu perjalanan karirnya menjadi seorang pereli bersama sang adik Rizal Sungkar.
Semua bermula dari seringnya ia dan kedua adiknya, diajak nonton reli atau balapan setiap akhir pekan oleh kedua orangtunya, Rifat tumbuh menjadi anak yang menyenangi dunia otomotif. Apalagi dari silsilah keluarganya, merupakan pecinta olahraga khususnya otomotif.
Seiring perjalananya, pria kelahiran Jakarta 22 Oktober 1978, mulai beranjak remaja dan memulai debut pertamanya dengan mengikuti kejuaraan Gokart, dimana saat itu, Rifat masih duduk dibangku kelas 2 SMP sekitar tahun 1994. Saat itu, Rifat keluar sebagai runner up up Intercontinental A Junior Gokart.
Semenjak itu, bakat mengemudinya dan mengusai medan mulai terasah. Sejak itu pula dan berbekal dukungan keluarga berbagai kejuaraan reli mulai diikutinya. Meski sudah ratusan kali mengikuti kejuaraan reli, Rifat bukanlah orang yang suka menyombongkan kehebatannya. Apalagi saat ini Rifat bersama co-drivernya M. Herkusuma, awal tahun lalu dipercaya bergabung dengan tim dari Inggris Subaru Motor Image (SMI).
Kecintaannya kepada mobil, juga membuat Rifat berbuat semaunya. Bahkan Rifat mengaku, dengan mobil reli yang menjadi bagian hidupnya, menjadikan Rifat menjadi orang yang lebih sabar. Mengapa demikian. Menurutnya, dengan kesabaran sangat dibutuhkan untuk figthing spirit.
Untuk menjaga stamina dan kosentrasi menjelang kejuaraan, Rifat selalu mengusahakan untuk jogging. Selain itu, latihan relipun baru dilakukan di negara dimana ia akan bertanding. Menurutnya bila latihan di Indonesia, bukan tidak percaya, tapi karena sturktur tanah di tiap negara berbeda, maka dari itu timnya dan pereli lain melakukan latihan setibanya di negara tersebut.
Bagi Rifat reli adalah bagian dari hidupnya yang tidak terpisahkan, bahkan pria yang sangat dikenal friendly ini, mengaku tidak akan pernah berhenti untuk membalap. “Reli itu beda sama balap, waktunya lebih panjang,” kata Rifat sebagaimana dikutip situs Astaga. (ima)




