WOKING - Sadar posisinya terancam tidak bisa tampil di musim depan, McLaren akhirnya mengajukan permintaan maaf secara resmi atas kasus Spygate, yang menyeret McLaren sebagai tersangka.
Secara terbuka, tim serta ofisial McLaren mengirimkan permintaan maaf kepada FIA, Ferrari, F1 dan fans setia F1 yang ada di seluruh dunia. Selain permintan maaf, tim pimpinan Ron Dennis ini juga berusaha meyakinkan bahwa kejadian Spygate ini tidak akan terulang di musim-musim berikutnya.
"McLaren mengajukan permintaan maaf secara terbuka kepada FIA, Ferrari, komunitas F1 serta fans F1 di seluruh dunia dan memastikan kalau perubahan kini sedang dilakukan yang akan memastikan kejadian serupa tak akan terulang lagi. McLaren juga setuju untuk mengganti biaya yang dikeluarkan FIA untuk melakukan penyelidikan tersebut," demikian surat resmi McLaren yang ditujukan pada Presiden FIA Max Mosley seperti dimuat, Autosport, Jumat (14/12/2007).
Setelah dinyatakan bersalah, karena mencuri data-data milik Ferrari secara ilegal, FIA menjatuhi dua sanksi pada McLaren. Namun hukuman tersebut bsia saja bertambah lebih berat yakni dilarang tampil di musim balapan 2008.
Itu disebabkan, karena beberapa bagian mobil McLaren dicurigai masih mengandung unsure milik Ferrari. World Motor Sport Council (WMSC) dalam pertemuan terakhirnya pun terpaksa menunda segala keputusan soal nasib McLaren hingga 14 Februari 2008.
"Untuk menghindari kemungkinan adanya penggunaan data Ferrari selama penampilan kami di musim 2008, McLaren menawarkan FIA laporan detil terkait penundaan pengembangan tiga sistem berbeda yang dicurigai mendapat pengaruh dari data Ferrari," lanjut penyataan McLaren.
Dalam suratnya tersebut McLaren juga mengakui kalau ada cukup banyak data Ferrari yang mereka miliki, ini bertentangan dengan pernyataan yang pernah mereka keluarkan sebelumnya. McLaren kini hanya berharap bisa meninggalkan masalah dan menatap ke depan untuk fokus ke musim 2008. (ima/Oz,As)
Secara terbuka, tim serta ofisial McLaren mengirimkan permintaan maaf kepada FIA, Ferrari, F1 dan fans setia F1 yang ada di seluruh dunia. Selain permintan maaf, tim pimpinan Ron Dennis ini juga berusaha meyakinkan bahwa kejadian Spygate ini tidak akan terulang di musim-musim berikutnya.
"McLaren mengajukan permintaan maaf secara terbuka kepada FIA, Ferrari, komunitas F1 serta fans F1 di seluruh dunia dan memastikan kalau perubahan kini sedang dilakukan yang akan memastikan kejadian serupa tak akan terulang lagi. McLaren juga setuju untuk mengganti biaya yang dikeluarkan FIA untuk melakukan penyelidikan tersebut," demikian surat resmi McLaren yang ditujukan pada Presiden FIA Max Mosley seperti dimuat, Autosport, Jumat (14/12/2007).
Setelah dinyatakan bersalah, karena mencuri data-data milik Ferrari secara ilegal, FIA menjatuhi dua sanksi pada McLaren. Namun hukuman tersebut bsia saja bertambah lebih berat yakni dilarang tampil di musim balapan 2008.
Itu disebabkan, karena beberapa bagian mobil McLaren dicurigai masih mengandung unsure milik Ferrari. World Motor Sport Council (WMSC) dalam pertemuan terakhirnya pun terpaksa menunda segala keputusan soal nasib McLaren hingga 14 Februari 2008.
"Untuk menghindari kemungkinan adanya penggunaan data Ferrari selama penampilan kami di musim 2008, McLaren menawarkan FIA laporan detil terkait penundaan pengembangan tiga sistem berbeda yang dicurigai mendapat pengaruh dari data Ferrari," lanjut penyataan McLaren.
Dalam suratnya tersebut McLaren juga mengakui kalau ada cukup banyak data Ferrari yang mereka miliki, ini bertentangan dengan pernyataan yang pernah mereka keluarkan sebelumnya. McLaren kini hanya berharap bisa meninggalkan masalah dan menatap ke depan untuk fokus ke musim 2008. (ima/Oz,As)




