BOLOGNA - Setelah mengalami musim miskin prestasi bersama Ducati pada 2007, kini Loris Capirossi yakin keputusannya pindah ke Suzuki akan memberi titik cerah bagi karirnya di MotoGP.
Isyarat ini dirasakan pembalap veteran asal Italia itu, setelah melakukan uji coba dengan tim barunya itu. Capirossi optimistis motor GSV-R pabrikan Jepang itu sesuai dengan gaya membalapnya.
"Saya merasa baik sejak awal. Ducati adalah motor yang rumit, sementara Suzuki lebih gampang. Saya tidak sabar untuk mencoba mesin baru. Mereka (mekanik Suzuki) mengatakan kepada saya mesin baru sangat kuat,' ujar Capirossi.
Maklum saja Capirossi berkata demikian. Pasalnya, saat di Ducati dia sulit beradaptasi dengan motor 800 cc pabrikan Italia itu. Akibatnya, pembalap yang memiliki julukan Capirex tersebut tampil tidak terlalu baik musim lalu. Berbanding terbalik dengan rekan setimnya yang menjadi juara dunia 2007, Casey Stoner.
"Saya datang dari masa yang sangat sulit di 2007. Saya sudah melakukan beberapa perubahan lagi untuk memotivasi diri," tegas Capirossi yang hanya berada di tempat ke tujuh klasemen musim 2007 seperti disebutkan Autosport, Senin (19/11/2007).
"Ini sama seperti saat saya masih seorang bocah. Tujuan saya hanyalah untuk menjadi yang tercepat dan mampu bersaing di setiap balapan. Dan nanti, di akhir 2008, saya akan tampilkan apa yang ingin saya lakukan seperti saat saya masih bocah," lanjut pembalap berusia 34 tahun itu. (ima/Oz,As)
Isyarat ini dirasakan pembalap veteran asal Italia itu, setelah melakukan uji coba dengan tim barunya itu. Capirossi optimistis motor GSV-R pabrikan Jepang itu sesuai dengan gaya membalapnya.
"Saya merasa baik sejak awal. Ducati adalah motor yang rumit, sementara Suzuki lebih gampang. Saya tidak sabar untuk mencoba mesin baru. Mereka (mekanik Suzuki) mengatakan kepada saya mesin baru sangat kuat,' ujar Capirossi.
Maklum saja Capirossi berkata demikian. Pasalnya, saat di Ducati dia sulit beradaptasi dengan motor 800 cc pabrikan Italia itu. Akibatnya, pembalap yang memiliki julukan Capirex tersebut tampil tidak terlalu baik musim lalu. Berbanding terbalik dengan rekan setimnya yang menjadi juara dunia 2007, Casey Stoner.
"Saya datang dari masa yang sangat sulit di 2007. Saya sudah melakukan beberapa perubahan lagi untuk memotivasi diri," tegas Capirossi yang hanya berada di tempat ke tujuh klasemen musim 2007 seperti disebutkan Autosport, Senin (19/11/2007).
"Ini sama seperti saat saya masih seorang bocah. Tujuan saya hanyalah untuk menjadi yang tercepat dan mampu bersaing di setiap balapan. Dan nanti, di akhir 2008, saya akan tampilkan apa yang ingin saya lakukan seperti saat saya masih bocah," lanjut pembalap berusia 34 tahun itu. (ima/Oz,As)




