Skandal yang terjadi antara Ferrari dan McLaren kembali mulai menuai kecaman dari semua orang. Setelah Flavio Briatore, giliran Nigel Mansell yang mengakui kalau skandal itu bisa merusak semuanya.
Mansell mengakui berlarut-larutnya skandal mata-mata yang melibatkan antara Ferrari dan McLaren bisa merusak reputasi kejuaraan dunia Formula One (F 1).
Kasus itu bermula ketika mantan Tehnik Mesin Ferrari Nigel Stepeney, terbukti telah mencuri data penting yang dimiliki Tim Kuda Jingkrak tersebut. Ferrari menuduh berkas itu akan diberikan kepada salah satu pegawai senior McLaren Mike Coughlan.
Mansell mengakui, kalau sebenarnya kasus itu pernah terjadi saat dirinya masih menjadi pembalap F 1. Tapi, kasus itu tidak berlarut-larut seperti ini. Alhasil, kasus ini pun bisa mencoreng dunia balap F 1 saat ini.
“Kasus itu dulu memang pernah terjadi, tapi tidak seperti ini,” ungkap mantan pembalap Ferrari dan McLaren itu seperti dikutip Crash. “Alhasil, kasus seperti ini bisa merusak nama baik dunia balap F 1,” lanjut mantan jawara dunia F 1 pada tahun 1992 itu.
Kini kasus itu berlanjut ke Pengadilan Tinggi FIA. Tapi, lagi-lagi Mansell meminta kepada pecinta F 1 untuk melupakan kasus itu dan lebih fokus ke kejuaraannya saja.
“Saya kira sungguh memalukan dua tim besar F 1 itu terlibat dalam kasus seperti ini, hal ini sangat memalukan. Untuk itu, saya menghimbau kepada semua pecinta F 1 untuk segera melupakan kasus itu dan kembali focus ke kejuaraan F 1 yang semakin seru,” tutup pria berusia 44 tahun itu. (Oz/ima)




