Minggu, 22 April 2007

Rival buta peraturan, Ogie curi tahta juara


oleh Prima Sp Vardhana


Dewi Fortuna berpihak pada penampilan C. Ogie dalam Country Speed Chalengge Kejurnas Drag Race II/ 2007 di Sirkuit Bandara Juanda lama, 21 April. Dragster tim Donytech ini berhasil menjuarai kelas 3-1 Stock Sedan 1 s/d 1.700cc, meski membutuhkan catatan waktu buruk 10,135 detik.


Keberuntungan pembalap asal Yogyakarta ini merebut tahta juara, karena sembilan finalis yang menjadi rival Ogie harus iklas diganjar diskualifikasi. Hukuman dari dean juri itu lantaran kesembilan peserta itu terbukti melanggar Pasal V ayat 1 Peraturan Nasional Kejuaraan Drag Race 2007. Mereka terbukti mengubah sistem suplay bahan bakar tungangan masing-masing.
"Kenakalan yang dilaukan kesembilan finalis itu terbukti saat scrutinering akhir. Peraih catatan waktu terbaik terbukti mengubah sistem suplay bahan bakar mobilnya, sehingga ia harus dikenai hukuman diskualifikasi," kata Pimpinan Perlombaan Suryo Putranto disela-sela penobatan juara.Ironisnya, pelanggaran yang terjadi itu dilakukan oleh mayoritas finalis. Sehingga dewan juri terpaksa harus memutuskan Ogie sebagai juara tunggal, meski catatan waktu yang dibukukan terkategori buruk untuk penentu peraih tahta juara.
"Saya sendiri kaget, karena pelanggar Peraturan Nasional Drag Race seri ini merupakan yang terbanyak dalam sejarah Kejurnas Drag Race. Biasanya cuma satu atau dua peserta yang terdiskualifikasi saat scrut," ujar lajang yang juga Sekretaris IMI Jatim ini.Dragster nakal yang terdiskualifikasi lantaran mengubah sistem suplay bahan bakar tungangannya itu antara lain Wahyu Surya (Surabaya), Isabella (Surabaya), Rio Rachmat (Surabaya), Agung Thole (Pandaan), Sondong (Semarang) dan Indra (Semarang)
Sedangkan persaingan di kelas Kejurnas tergengsi, kelas 2-1 Modified Stock Sedan 1 s/d 1.700cc, adalah Anton Ismu Prabowo. Dragster tim Gar Power Surabaya ini membukukan catatan waktu 9,043 detik. Dragster Surabaya lainnya yang berkibar dan juga dari tim Gar Power adalah Andi Bagus yang mencuri juara ketiga dengan catatan waktu 9,474 detik.
Posisi runner-upnya diserobot dragster tim Jepang Motor Surabaya, Rizky Jepang dengan catatan waktu 9,151 detik. Dan, peringkat keempat dan keima diborong dragster Semarang, Ricky Herdiana dengan catatan waktu 9,555 detik dan Sondong dengan catatan waktu 0,001 lebih lambat dari Ricky. Sukses Anton menggungguli 17 rivalnya dalam kejuaraan nasional yang digelar Bols Otomotif Club ini, sudah diprediksi Pimpinan Perlombaaan Suryo Putranto sejak tampil di babak penyisihan. Pasalnya Honda Nova yang ditunggangi lajang berpostur ceking ini berhasil membukukan catatan waktu terbaik 9,067 detik, yang jauh meninggalkan para pesaingnya. Sehingga Anton sudah dikibaran sebagai juara tanpa piala saat bertempur dengan 9 penantangnya di babak final.
Sedangkan persaingan dalam nomor Drag Bike, Eko Kodok yang merajai seri pertama gagal mempertahankan gengsinya. Dragster andalah klub Pells Iblis Semarang ini hanya membukukan predikat runner-up kelas Sport 2-Tak Tune-up 150cc dengan catatan waktu 7,946 detik. Sedangkan predikat juaranya direbut Rizky Unyil (Tuban) dengan catatan waktu terbaik 7,889 detik.
Hasil kejuaraan Drag Race lokal IMI Jatim adalah Kelas 2-4 Mod. Stock Jeep SUV 1 s/d 5.000cc: 1. Novi Bhaktiiarso (G-Speed/ Rembang), 2. Oko Adiarto (G-Speed/ Rembang), 3. Revi (Blitz/ Surabaya). Kelas 3-4 Mod. Stock Jeep SUV 1 s/d 5.000cc: 1. Iwan (MBR), 2. Amec Indotech (Indotech), 3. Bayu Karijanto (Elysium). Kelas 3-3 Stock Minibus 1 s/d 2.700cc: 1. Abun (XL/ Sidoarjo), Agustinus Setiyadi (Elysium/ Surabaya), 3. Dheny Widhi (NJM XL/ Solo). Kelas 2-5 Mod. Stock Sedan 4 Cylinder 1 s/d 2.500cc: 1. Heri Agung S(Garage Limited/ Semarang), 2.Cholid NTR (NTR/ Surabaya), 3. Putu NTR (NTR/ Surabaya). Kelas Nostalgia: 1. Wahyu W (San's ech/ Malang), 2. Yudi (Malang Sheriff/ Surabaya), 3. Sarifudin (Fiat Club/ Surabaya). Kelas VW: 1. Gobret (Surabaya), 2. Evert Tersiqo (Kodok Club/ Surabaya), 3. Arnold Adam (Bols)/ Sidoarjo). Hasil lengkap kejurnas Drag Bike adalah Kelas Bebek 2 Tak tune-Up 125cc: 1. Galang (Sidoarjo), 2 Frigit Pells (Surabaya), 3. Vito Pugalu (Surabaya). Kelas Bebek 4 Tak Tune-p 125cc: 1. Ranu (Surabaya), 2. Adi Putra (Sidoarjo), 3. Frigit Pells (Surabaya). Kelas Sport 2-ak Tune-Up 150cc: 1. Rizky Unyil (Tuban), 2. Eko Kodok (Semarang), 3. Gusro Tri H (Yogyakarta). Kelas FFA 2-Tak/ Campuran 250cc: 1 Antoni (Semarang), 2. Jovi Junianto (Klaten), 3. Gusro Tri H (Yogyakarta). @


oo0oo