Kamis, 08 November 2007

Sadikin Aksa Siap Pimpin IMI


oleh Prima Sp Vardhana

SURABAYA. Berduet dengan pereli senior Dolly Indra Nasution, pengusaha muda Sadikin Aksa memastikan maju dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Motor Indonesia (IMI). Tekad pasangan berbeda generasi itu menjadi Bakal Calon (Balon) pemilihan Ketua Umum IMI periode 2008 – 2011 dalam Munas IMI di Semarang, 21 Desember mendatang.
“Saya yakin mampu memenangkan bursa pemilihan dalam Munas IMI 2007 di Semarang, karena itu tekad saya semakin hari semakin kuat untuk maju dan bersaing secara sportif dengan para calon lainnya,” kata Sadikin usai deklarasi pencalonan dirinya di Hotel JW Marriot, Surabaya, Kamis (8/11/2007).
Keyakinannya akan peluang memenangkan bursa pemilihan Ketua Umum PP IMI itu, karena secara lisan sebanyak 23 dari 33 Pengda IMI se-Indonesia telah menyatakan diri mendukung pencalonan dirinya. Sehingga ia sama sekali tidak terpengaruh, meski dalam deklarasi yang digagas IMI Jatim yang juga bertindak sebagai tuan rumah itu yang hadir cuma utusan Pengda IMI Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.
"Selain pengda, sejumlah tokoh-tokoh otomotif nasional dan mantan pengurus PP IMI juga mendorong saya maju dalam bursa pencalonan," ujar Dirut PT Bosowa Berlian Motor itu.
Sedangkan dalam bursa pemilihan nanti, pria yang dipanggil Ikin ini akan menawarkan beberapa program yang merupakan sebuah konsep pembaharuan dari semua program yang selama ini dijalankan para pengurus PP IMI.
Salah satunya adalah konsep keterbukan mutlak yang transparansi dalam pengelolaan keuangan PP yang dapat dipertanggungjawabkan. Tekniknya PP akan membuat laporan periodik tentang penggunaan dan pengelolaan keuangan PP. Laporan tersebut akan dipaparkan pada semua pengda se-Indonesia.
"Selama ini, sebagian pengda-pengda masih sering mengeluh soal kurangnya transparansi dari pengurus IMI Pusat, terutama menyangkut program pembinaan dan keuangan. Saya juga orang daerah, jadi paham betul bagaimana kesulitan pengda mengurus organisasi ini," kata Ketua IMI Sulawesi Selatan ini.
Selain itu, ia juga memiliki beberapa konsep kerja baru yang akan membuat kinerja PP menjadi lebih baik dan profesional. Misalnya, meningkatkan kinerja internal organisasi, pemberdayaan pengda-pengda dan mengoptimalkan sinergi dengan pihak lain. Ditambahkan, pihaknya ingin menjadikan olahraga otomotif di Tanah Air sebagai sebuah industri dan sarana pemasukan devisa bagi negara.
"Kalau nanti terpilih, saya ingin menggairahkan lagi event-event otomotif dunia di Indonesia yang beberapa tahun terakhir vakum. Kita punya sarana dan aset untuk itu, kenapa tidak dimanfaatkan," ujarnya.
Ketua Tim Sukses Sadikin Aksa, Dolly Indra Nasution yang sebelumnya juga disebut-sebut sebagai salah satu bakal calon menambahkan, dirinya bersama Ikin akan maju bersama dalam satu paket pada Munas PP IMI mendatang.
"Memang sebelumnya banyak yang mendorong saya untuk maju, tapi setelah berdiskusi dengan teman-teman di pengda dan para tokoh otomotif, kami menemukan titik temu tenaga muda harus memimpin, bahkan bila perlu tenaga yang berasal dari daerah,” ujarnya.
Karena itu, saat Dolly menawarkan nama Sadikin Aksa, decara tidak terduga tawaran tersebut mendapat respon positif dari para pengurs pengda, tokoh otomotif, dan para mantan pengurus PP.
”Dorongan itu kian memotivasi kami untuk membangun sebuah tim yang maju bersama dengan konsep untuk mengembalikan citra otomotif Indonesia di tingkat nasional ataupun internasional,” ujarnya.@