Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Juliary Batubara memilih bersikap merendah, tapi tetap yakin bakal terpilih kembali memimpin organisasi tersebut empat tahun kedepan, pada Musyawarah Nasional (Munas) di Semarang, Jateng, 23-25 Desember mendatang.
Demikian Ary Batubara kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (10/11), di sela-sela menyaksikan kejuaraan nasional balap motor Indoprix 2007 seri ke-IV di Sirkuit Kenjeran pada 10-11 Nopember.
"Saya tidak mau bilang berapa banyak pengda yang mendukung, karena yang terpenting adalah bagaimana bisa memenangkan perebutan kursi ketua umum. Dan saya selalu optimis menang," katanya.
"Konsolidasi dan koordinasi dengan pengda-pengda sudah saya lakukan, tapi semuanya tentu berpulang pada keputusan mereka di Munas nanti. Saya maupun calon lain boleh saja menggalang dukungan, tapi suara tetap ada di pengda," kata Ary Batubara.
Ia tidak pernah merasa besar kepala kalau posisinya sebagai calon "incumbent" merupakan keuntungan. "Ya barangkali keuntungannya saya lebih dikenal dibanding calon lain. Tapi sebenarnya peluang dengan calon lain sama," katanya.
Mengenai bentuk kampanye atau program yang ditawarkan untuk menarik dukungan pengda, Ary Batubara menyatakan, tidak ada hal spesifik yang perlu yang digembar-gemborkan.
"Saya justru minta masukan dari pengda-pengda mengenai program apa saja yang perlu dibuat kedepan. Masalah peningkatan kinerja organisasi dan sumber daya manusia, termasuk pembinaan olahraga otomotif di tanah air, memang harus lebih diutamakan," katanya menjelaskan.
Ary Batubara juga mengakui, masih banyak kekurangan dari kepengurusan PPA IMI periode 2003-2007 yang perlu disempurnakan, seperti soal perhelatan event balap dan komersialisasinya serta pelaku didalamnya.
"Saya punya rencana bahwa dalam empat tahun kedepan, harus ada dua kejuaraan dunia, apakah itu roda dua atau empat yang digelar di Indonesia. Ini salah satu upaya menggairahkan olahraga otomotif ditanah air," demikian Ary. (ima)

