Sabtu, 21 Juli 2007

Hendriansyah - Ardiansyah Gabung Pennzoil Motorsport


Kakak beradik pembalap nasional, Irwan Ardiansyah dan Hendriansyah sudah satu bulan ini bergabung dengan Pennzoil Motorsport. Kedua pembalap asal Yogyakarta itu akan memperkuat Pennzoil Racing Team dalam kejuaraan Motorprix, Suzuki OMR, dan Indoprix 2007. Pengumuman kerjasama mutualisme itu sudah dilakukan 5 Juni silam di Jakarta. Mereka diikat Pennzoil sampai Desember 2007.


"Keduanya kami kontrak sepanjang musim balap 2007. Mengenai perpanjangan kontrak tahun 2008 kita lihat selanjutnya berdasar prestasi mereka," kata A. Judiarto, Direktur Pennzoil Motorsport. "Yang jelas, Hendriansyah dan Irwan Ardiansyah merupakan pembalap yang tepat, dan sudah tidak asing lagi dengan berbagai prestasi yang telah diraih selama ini. Kami berharap kembali bergabungnya dengan Pennzoil akan mempertahankan dan meningkatkan prestasi mereka selama ini," tambah Judiarto.


Sepanjang kejuaraan balap motor tahun 2007, kedua pembalap kakak beradik asal Yogyakarta tersebut akan turun di kelas 4-tak 125cc Seeded, tapi Ardiansyah juga akan turun di kelas 110cc Seeded. Kedua pembesut Suzuki itu mengaku senang bisa bergabung dengan tim Pennzoil, dan berharap dapat menorehkan prestasi emas di tahun ini.

"Kami sangat senang dapat bergabung dengan tim Pennzoil. Keinginan bergabung dengan tim ini sudah merupakan keinginan saya sejak dulu. Tim ini sangat profesional karena banyak membantu dari segi teknik dan semangat. Dengan sponsor baru, semangat kami untuk memenangi kejuaraan balap tahun ini turut terdongkrak," ujar Hendriansyah, yang diamini sang kakak, Ardiansyah.


Dengan semakin ketatnya persaingan di balap motor, mereka sangat berharap dukungan penuh dari Pennzoil untuk membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan, khususnya berkaitan dengan pendukung performa mesin agar bisa tampil maksimal. "Dengan dukungan Pennzoil, kami yakin target juara tahun 2007 ini dapat kami raih," tegas Hendriansyah lagi.


Mengenai lawan tangguh dalam kejuaraan Indoprix atau Motorprix, Hendriansyah menyebut pembalap Hokky Krisdianto dan Harlan Fadillah sebagai pesaing terberatnya. "Namun dengan dukungan tim, dan pembelajaran dari kejuaraan tahun lalu, kami berdua (Hendriansyah dan Ardiansyah-red) tetap yakin dapat tampil maksimal. Target kami adalah juara perorangan maupun tim, tapi lebih khusus di perorangan," tegas Hendriansyah.


Untuk kemungkinan tampil kembali di kejuaraan FIM Asia Super Sport 600cc, Hendriansyah mengaku siap tampil di kelas Super Sport 600cc tahun depan. Comeback-nya Hendriansyah ke kejuaraan bergengsi Asia tersebut peluangnya besar untuk terwujud. Sebab secara tersirat Pennzoil menyatakan tertarik untuk mensponsori Hendriansyah turun di kelas Super Sport tahun depan.


"Pembicaraan atau proses ke arah itu sudah ada dengan Pennzoil, namun belum diputuskan. Saya berharap Pennzoil mendukung saya di kejuaraan FIM Asia Super Sport 600cc tahun depan. Alasan saya tidak turun tahun ini karena saya tidak mendapatkan sponsor, dulu saya mendapat sponsor dari tim Cina, namun tahun ini tidak ada. Tahun depan saya sangat bersemangat untuk turun kembali di kejuaraan Super Sport," ujarnya.


Untuk mewujudkannya itu, pembalap kelahiran 20 Agustus 1981 ini mengaku akan tampil habis-habisan di kejuaraan balap nasional guna meraih juara. Dengan harapan, apabila ia mampu membuktikan diri tampil sebagai juara tahun ini, maka pihak sponsor, termasuk Pennzoil akan tertarik untuk merekrutnya. "Kalau nanti saya turun di Super Sport tahun depan, saya belum tahu motor apa yang saya pakai, apakah Suzuki seperti tahun-tahun sebelumnya, atau motor lain," katanya.


Seperti diketahui, berbagai prestasi, baik di dalam dan luar negeri telah ditorehkan Hendriansyah. Di antaranya juara nasional Road Race secara berturut-turut dari tahun 1998 hingga 2004, juara berbagai Asia Road Race di Malaysia dan Thailand (tahun 1998), juara GP 125cc seri Asia di Malaysia (tahun 1999-2000), juara di Super Sport 600cc di Thailand, Malaysia dan Cina (tahun 2001), juara FIM Asia Super Sport 600cc di Sentul dan Sepang (tahun 2001-2002).

Sedangkan Ardiansyah pernah tampil sebagai juara umum dan nasional Motorcross (tahun 1993-2002), peringkat dua nasional Road Race (2004-2005), juara umum ketiga 125cc FIM Asia Motorcross (1999), juara umum ketiga 125cc FIM Asia Motorcross (2000), dan peringkat 4 FIM Asia Supercross tahun 2002. (prima/otoG.dok)