oleh Prima Sp Vardhana
Pengprov IMI (Ikatan Motor Indonesia) Jatim akan melakuka berbagai penyegaran. Target utama organisasi itu muncul terkait dengan terpilihnya H. Anton H. Abdullah sebagai Ketua Umum periode 2004-2008 dalam Musyawarah Daerah (Musda) di Hotel Santika Jl Pandegiling Surabaya, Sabtu (15 Januari 2005).
Obsesi Anton untuk melakukan penyegaran dalam internal kepengurusan itu, berdasar dari evaluasi awal atas perjalanan roda kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Eddy Rumpoko. Selain mengalami berbagai kegagalan, khususnya di sisi prestasi yang puncaknya terjadi dalam PON XVI/2004 di Sumsel. Prestasi gagal total, tapi meninggalkan catatan kriminal yang tengah diincar Polda Jatim berkaitan adanya "asap sangit" penyelewengan dana pembinaan pengprov dan dana PON yang dikucurkan KONI jatim dari APBD Jatim.
"Soal non prestasi saya belum punya konsep yang pasti, karena saya belum tahu pasti tentang jeroan IMI Jatim. Namun soal prestasi, saya ingin Jatim mampu beraksi dan unjuk prestasi
dalam PON XVII /2008 di Kaltim," kata Anton Abdullah seusai Musda.
Sedangkan Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Jatim, Ir M Soebagjo saat menerima calon pengurus IMI Jatim periode 2004-2008 yang dipimpin Ketua mu H. Anton H. Abdullah di Kantor Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Prop Jatim Jl Kayon Surabaya, Senin (17/1) mengatakan, menghadapi PON XVII /2008 hendaknya para pengurus IMI Jatim secepatnya melakukan evaluasi atas semua kegagalan kepengurusan ama di PON XVI/2004. Sehingga nantinya tidak kembali terulang.
Sedangkan program kedepan hendaknya menetapkan agenda-agenda pokok, yang pada akhirnya mengarah kepada perwujudan prestasi atlet, pelatih dan organisasi yang solid, serta dapat mendulang medali emas sebanyak mungkin pada PON XVII 2008 mendatang. Ditambahkan, program ini adalah tantangan bagi pengurus terpilih untuk berbuat lebih baik dan mampu menciptakan suasana yang harmonis diantara pengurus, atlet, klub anggota, serta mampu melakukan langkah-langkah terobosan yang konstruktif serta menjalin kerja sama yang baik dengan semua pihak.
Dalam persaingan di bursa pemilihan Ketua Umum IMI Jatim, Anton bertarung dengan Edi P. Sagala. Dalam perebutan suara klub itu Anton meraih suara sebanyak 40 suara, sementara Edi P. Sagala 24 suara. Sedangkan peserta Musda sebanyak 124 klub anggota, yang terbagi atas 64 klub mempunyai hak suara, sisanya tidak memiliki suara lantaran tidak memiliki persyaratan yang lengkap.
Sementara itu, Ketua Umum Pengda IMI Jatim 2000-2004 Edi Rumpoko mengucapkan, banyak terima kasih pada para pengurus IMI Jatim masa bakti 2000-2004 yang telah banyak membantu dalam meluarngkan waktunya selama masa kepengurusannya. “Dengan terbentuknya kepengurusan masa bakti 2004-2008 ini, kami berharap IMI Jatim semakin maju dan dapat membawa prestasi IMI Jatim meningkat dibanding sebelumnya serta dalam PON XVII 2008 mendatang bisa mempersembahkan medali emas buat kontingen Jatim,” katanya. (vd)

