MONACO - Pemilik tim F1 Renault Flavio Briatore akhirnya bisa bernapas lega. Itu dirasakan pria Italia itu setelah timnya dipastikan lolos dari hukuman Federasi Otomotif Internasional (FIA), yang membebaskan mereka dari kasus spionase terhadap tim saingannya Ferrari.
Renault terbukti bersalah telah mencuri data-data rahasia McLaren Mercedes. Tapi di lain pihak FIA justru meloloskan tim ini dari penalti.
Kabar ini diyakini akan mengembalikan Fernando Alonso untuk bergabung dengan mantan timnya Renault. Juara dunia dua kali beruntun (2005/ 2006) itu dipercaya memang menunggu kabar ini.
"FIA menemukan jika Renault memang terbukti bersalah, melanggar artikel 151 c. Tapi kami memutuskan membebaskan mereka dari hukuman," ungkap pernyataan resmi FIA, seperti dikutip BBC, Jumat (7/12/2007).
Mendapati timnya lolos Briatore senang bukan main."Kami puas dengan keputusan ini. Ini berarti kami bisa fokus mempersiapkan tim untuk berlaga di musim 2008," ucap Briatore.
Tapi Renault belum bisa bernapas lega. Pasalnya jika FIA menemukan bukti terbaru dipastikan hukuman akan menanti tim tersebut.Juli lalu McLaren terbukti mendapatkan data-data rahasia yang dipunyai Ferrari.
Hasilnya kubu Ron Dennis mendapat sanksi denda 50 juta poundsterling. Itu ditambah dengan dilucutinya poin konstruktor yang didapati tim itu pada musim lalu. (ima/Life-F1,Oz)




