Senin, 10 Desember 2007

McLaren Dituding FIA Beri Kesaksian Palsu


PARIS - Tim Formula One (F1) McLaren Mercedes, dituding telah memberikan kesaksian palsu mengenai kasus mata-mata yang melibatkan Tim Ferrari selama musim 2007 lalu.

Adalah Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA), Max Mosley yang menuding hal tersebut. Praktis, tudingan ini membuat McLaren terancam dikeluarkan dari ajang kompetisi F1 musim mendatang.

Pada sidang pertama kasus mata-mata itu yang dilakukan oleh Dewan Motor Sport Dunia (WMSC) di Paris, McLaren menuturkan mereka tidak mencuri data yang dimiliki oleh Ferrari. Namun, Mosley menilai tim asal Inggris itu telah berbohong.

"Yang saya inginkan adalah, semua orang memberitahukan kepada kami apa yang sedang terjadi dengan terbuka dan jujur," papar pria asal Inggris itu seperti dilansir Eurosport. "Tapi saya rasa pada saat itu, McLaren tidak berbicara dengan jujur."

Saat ini, WMSC sedang melakukan pertemuan di Monaco, Jumat mendatang untuk membahas mobil yang akan digunakan McLaren pada musim 2008 mendatang.

Jika, tim yang dipimpin Ron Dennis itu terbukti telah menggunakan data milik Ferrari, maka bukan tidak mungkin mereka bakal tersisih dari ajang F1 musim 2008.

Sebelumnya akibat kasus itu, seluruh poin McLaren dihapus oleh FIA dan diberi denda USD100 jua (sebelum akhirnya jadi USD50 juta).
(ima/Es, F1-Life,Oz)