oleh Prima Sp Vardhana
Surabaya. Sekalipun Munas PP IMI baru akan berlangsung 21-23 Desember, Juliari Batubara sudah kembali mendapat dukungan penuh untuk memimpin kepengurusan IMI Pusat periode 2007-2011.
Gejala tersebut terungkap dalam acara temu muka antara pengurus PP IMI Pusat yang dipimpin Ketua Umum Juliari Batubara bersama 29 pengurus daerah (pengda) IMI di Sheraton Hotel, Surabaya, Sabtu (10/11).
Kedatangan para utusan daerah tersebut juga atas undangan Pengda IMI Jatim untuk ikut menyaksikan lomba balap motor Indoprix seri keempat di Sirkuit Kenjeran, Surabaya, Minggu.
Dalam pernyataannya, sejumlah ketua pengda menilai Juliari Batubara berhasil membawa inovasi, gairah, dan suasana lebih marak di berbagai kegiatan olahraga otomotif. Bukan hanya sebagai penyaluran hobi, tetapi juga prestasi di sejumlah pentas nasional dan internasional.
"Adalah risiko besar memberikan kepercayaan kepada orang baru yang belum teruji kemampuannya," kilah Sanuluddin, Ketua Harian Pengda Bengkulu.
"Sekarang ini, program yang dijalankan sudah jelas dan transparan dalam segala hal, bagaimana kalau dipegang orang lain?" lanjutnya.
Firdaus, Wakil Pengda IMI Aceh, semakin bulat untuk mendukung Juliari. Sebelumnya, dia bertemu dengan salah seorang calon ketua umum lainnya yang mencoba memaparkan visi dan misinya.
"Saya tidak melihat langkah konkret dan programnya belum terstruktur. Masih ke sana kemari," tegas Firdaus, yang juga ayah kandung pembalap motocross Zulfikar.
Tokoh otomotif Helmy Sungkar, yang sengaja datang ke pertemuan, meminta agar Juliari Batubara diberikan kesempatan kedua memimpin kembali PP IMI Pusat.
"Kita perlu memberikan dia kesempatan kedua agar program yang sudah jalan bisa mendapat hasil yang baik," harap Helmy, yang ayah kandung pereli nasional Rifat dan Rizal Sungkar.
Ketua Pengda IMI NTT Yonas Salean juga sependapat dengan Helmy. Dia menyebutkan, suksesnya olahraga otomotif dilagakan di PON 2004 Palembang merupakan perjalanan panjang IMI Pusat.
Gejala tersebut terungkap dalam acara temu muka antara pengurus PP IMI Pusat yang dipimpin Ketua Umum Juliari Batubara bersama 29 pengurus daerah (pengda) IMI di Sheraton Hotel, Surabaya, Sabtu (10/11).
Kedatangan para utusan daerah tersebut juga atas undangan Pengda IMI Jatim untuk ikut menyaksikan lomba balap motor Indoprix seri keempat di Sirkuit Kenjeran, Surabaya, Minggu.
Dalam pernyataannya, sejumlah ketua pengda menilai Juliari Batubara berhasil membawa inovasi, gairah, dan suasana lebih marak di berbagai kegiatan olahraga otomotif. Bukan hanya sebagai penyaluran hobi, tetapi juga prestasi di sejumlah pentas nasional dan internasional.
"Adalah risiko besar memberikan kepercayaan kepada orang baru yang belum teruji kemampuannya," kilah Sanuluddin, Ketua Harian Pengda Bengkulu.
"Sekarang ini, program yang dijalankan sudah jelas dan transparan dalam segala hal, bagaimana kalau dipegang orang lain?" lanjutnya.
Firdaus, Wakil Pengda IMI Aceh, semakin bulat untuk mendukung Juliari. Sebelumnya, dia bertemu dengan salah seorang calon ketua umum lainnya yang mencoba memaparkan visi dan misinya.
"Saya tidak melihat langkah konkret dan programnya belum terstruktur. Masih ke sana kemari," tegas Firdaus, yang juga ayah kandung pembalap motocross Zulfikar.
Tokoh otomotif Helmy Sungkar, yang sengaja datang ke pertemuan, meminta agar Juliari Batubara diberikan kesempatan kedua memimpin kembali PP IMI Pusat.
"Kita perlu memberikan dia kesempatan kedua agar program yang sudah jalan bisa mendapat hasil yang baik," harap Helmy, yang ayah kandung pereli nasional Rifat dan Rizal Sungkar.
Ketua Pengda IMI NTT Yonas Salean juga sependapat dengan Helmy. Dia menyebutkan, suksesnya olahraga otomotif dilagakan di PON 2004 Palembang merupakan perjalanan panjang IMI Pusat.
"Apalagi sekarang sudah ada 33 pengda. Ini kan sebuah prestasi tersendiri," katanya. @




